CILEUNGSI – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade melaksanakan kegiatan “Kami Mendengar” di SMP Negeri 3 Cileungsi, Senin (27/7). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dengan warga sekolah sekaligus untuk melihat langsung kondisi sarana prasarana pendidikan, sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi.
Dalam kesempatan tersebut, Jaro Ade mengapresiasi kondisi lingkungan SMP Negeri 3 Cileungsi yang dinilai bersih, rapi, dan nyaman sebagai tempat belajar. Menurutnya, budaya menjaga kebersihan harus terus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan. Di rumah kita menjaga lingkungan sekaligus nama baik keluarga, sedangkan di sekolah kita menjaga kebersihan dan nama baik sekolah,” ujar Jaro Ade.
Ia mengajak seluruh siswa untuk menghormati guru, menyayangi orang tua, serta membangun budaya saling menghargai antar sesama. Menurutnya, kakak kelas harus mampu menjadi teladan bagi adik kelas sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling mendukung.
“Adik-adik saat ini tugas utamanya adalah belajar. Hormati Ibu dan Bapak Guru, hormati orang tua, saling menghargai dengan teman, dan jadilah pribadi yang membawa nama baik sekolah,” pesannya.
Dalam dialog bersama para siswa, Jaro Ade juga mengingatkan pentingnya menjauhi tawuran. Ia menegaskan bahwa tawuran hanya akan membawa dampak buruk bagi masa depan pelajar dan merugikan banyak pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga aparat penegak hukum.
Selain itu, ia mengimbau para siswa untuk tidak terpengaruh penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang. Menurutnya, generasi muda harus mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Jaro Ade mengapresiasi kondisi lingkungan SMP Negeri 3 Cileungsi yang dinilai bersih, rapi, dan nyaman sebagai tempat belajar. Menurutnya, budaya menjaga kebersihan harus terus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan. Di rumah kita menjaga lingkungan sekaligus nama baik keluarga, sedangkan di sekolah kita menjaga kebersihan dan nama baik sekolah,” ujar Jaro Ade.
Ia mengajak seluruh siswa untuk menghormati guru, menyayangi orang tua, serta membangun budaya saling menghargai antar sesama. Menurutnya, kakak kelas harus mampu menjadi teladan bagi adik kelas sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling mendukung.
“Adik-adik saat ini tugas utamanya adalah belajar. Hormati Ibu dan Bapak Guru, hormati orang tua, saling menghargai dengan teman, dan jadilah pribadi yang membawa nama baik sekolah,” pesannya.
Dalam dialog bersama para siswa, Jaro Ade juga mengingatkan pentingnya menjauhi tawuran. Ia menegaskan bahwa tawuran hanya akan membawa dampak buruk bagi masa depan pelajar dan merugikan banyak pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga aparat penegak hukum.
Selain itu, ia mengimbau para siswa untuk tidak terpengaruh penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang. Menurutnya, generasi muda harus mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.